Serda Marwis Panggabean Adakan Giat Sosialisasi Cegah PMK

TargetsNewz.com — Babinsa Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Serda Marwis Panggabean dari Koramil 01 Kodim 0320/Dumai, mengadakan kegiatan sosialisasi terkait pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayahnya, (13/11).

Kegiatan ini berlangsung di kandang kambing milik Ani, seorang peternak di RT 6, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peternak tentang pentingnya menjaga kesehatan ternak, terutama kambing, dari ancaman PMK yang bisa merugikan mereka secara ekonomi.

Serda Marwis menyampaikan bahwa peran Babinsa tidak hanya dalam menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga dalam mendampingi masyarakat di bidang kesehatan dan ekonomi.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat, terutama peternak, dalam memahami cara-cara pencegahan penyakit yang dapat mengancam kelangsungan usaha mereka,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Serda Marwis menjelaskan bahwa PMK adalah penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti kambing, sapi, dan domba.

Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan dampak ekonomi yang cukup besar bagi peternak jika tidak ditangani dengan baik.

“PMK bisa merugikan peternak karena ternak yang terinfeksi biasanya sulit pulih, dan jika dibiarkan, bisa mengancam ternak lainnya,” jelasnya.

Ia juga menekankan beberapa langkah pencegahan yang bisa diterapkan oleh para peternak, seperti menjaga kebersihan kandang, mengatur sirkulasi udara yang baik, dan memastikan hewan-hewan dalam kondisi bersih.

“Pastikan kandang selalu bersih dan ada jarak antara satu ternak dengan lainnya. Ini untuk mencegah penyebaran virus jika ada yang terinfeksi,” tambah Serda Marwis.

Selain itu, Babinsa juga mengimbau para peternak untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan ternaknya ke dokter hewan atau dinas terkait agar deteksi dini PMK bisa dilakukan.

“Jika ada ternak yang menunjukkan gejala seperti demam tinggi, lepuhan pada mulut, atau kesulitan berjalan, segera konsultasikan ke tenaga medis hewan. Ini sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih luas,” katanya.