TargetsNewz.com — Rabu, 15 Januari 2025, Babinsa Kelurahan Ratusima, Kecamatan Dumai Selatan, Serka Abu Kosim, melaksanakan kegiatan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah RT 7.
Patroli ini dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran besar di daerah tersebut.
“Wilayah ini termasuk zona rawan karhutla, sehingga patroli rutin seperti ini sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Serka Abu Kosim saat ditemui di lokasi patroli.
Selain patroli, Serka Abu Kosim turut melakukan sosialisasi kepada warga setempat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa membakar lahan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, membakar lahan mungkin dianggap sebagai cara cepat dan murah oleh sebagian masyarakat, namun dampaknya sangat merugikan.
“Kami selalu mengingatkan bahwa ada metode lain yang lebih ramah lingkungan untuk membuka lahan, seperti penebasan manual atau menggunakan alat berat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Abu Kosim juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengimbau warga untuk melaporkan jika ada indikasi kebakaran atau kegiatan pembakaran lahan. Kerjasama ini sangat penting agar kita bisa segera mengambil tindakan,” ujarnya.
Serka Abu Kosim berharap upaya yang dilakukan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Harapan kami, warga menjadi lebih peduli terhadap dampak karhutla dan mau bersama-sama menjaga lingkungan. Kami percaya, dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, wilayah ini bisa bebas dari ancaman karhutla,” katanya optimis.
Dengan kegiatan patroli dan sosialisasi yang terus dilakukan, Babinsa Koramil 01/Dumai yakin dapat menekan angka kejadian karhutla di wilayah Kelurahan Ratusima.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan pentingnya mencegah karhutla demi masa depan yang lebih baik,” tutup Serka Abu Kosim.




