TargetsNewz – PEKANBARU – Pemprov Riau berencana melakukan pergantian jajaran direksi PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (23/1/2026).
Usulan tersebut diajukan lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau merupakan pemegang saham mayoritas di badan usaha milik daerah tersebut.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan rencana pergantian direksi dilakukan berdasarkan pertimbangan yang jelas dan sesuai ketentuan. Seluruh alasan dan dasar hukum, akan disampaikan secara terbuka dalam forum RUPS.
“Iya, besok RUPS PT SPR. Kita memang mengusulkan pergantian direksi dan itu ada dasarnya. Semua sudah lengkap dan akan dibacakan langsung dalam RUPS,” ujar SF Hariyanto saat dikonfirmasi di Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, setiap pejabat yang menduduki posisi strategis di perusahaan daerah harus memenuhi persyaratan tertentu, mulai dari asesmen kompetensi hingga penelusuran rekam jejak. Itu dinilai penting mengingat direksi memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan dan keberlangsungan perusahaan.
“Orang yang menjabat itu ada syaratnya. Harus dilakukan asesmen dan dilihat rekam jejaknya. Karena dia direktur, tentu perlu ditanyakan juga ke Aparat Penegak Hukum bagaimana rekam jejaknya. Lalu dilihat apakah ada konflik kepentingan atau merangkap jabatan lain,” jelasnya.
SF Hariyanto menepis anggapan bahwa usulan pergantian direksi dilakukan secara terburu-buru atau dilandasi kepentingan pribadi. Ia menegaskan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
“Jadi tidak serta-merta dan tidak ujuk-ujuk membabi buta. Pasti ada dasar hukumnya. Besok akan dijelaskan dalam RUPS,” tegasnya.**
Sumber: goriau




