TargetsNewz.com — Dumai – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai, Nanda Aulia yang akrab disapa Nanda Sepax, menyampaikan keprihatinan mendalam dan kekecewaan atas kembali terjadinya ledakan di Kilang PT Pertamina RU II Dumai. Ia menilai, insiden serupa yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengawasan dan standar keselamatan di lingkungan kerja Pertamina.
“Pertamina bukan perusahaan baru. Namun aksiden yang berkali-kali ini mengingatkan publik pada pepatah ‘hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama’. Dirut Pertamina Pusat harus segera melakukan evaluasi. Pertamina Dumai harus dikelola oleh orang yang tepat,” tegas Nanda Sepax.
Menurutnya, Pertamina sebagai perusahaan besar milik negara semestinya memiliki sistem keamanan dan keselamatan kerja yang solid, sehingga kejadian seperti ledakan maupun kebakaran di kilang tidak lagi berulang. Ia menilai hal ini menunjukkan adanya kelemahan manajerial di tingkat lokal.
Lebih lanjut, Nanda Sepax menegaskan bahwa dengan adanya peristiwa ledakan dan kebakaran yang berulang, termasuk kecelakaan kerja yang turut menelan korban, seharusnya General Manager (GM) Pertamina RU II Dumai, Iwan Kurniawan, secara legowo mengundurkan diri.
“Dengan peristiwa yang berulang kali terjadi, termasuk soal kecelakaan kerja, itu menunjukkan selaku GM tidak becus dalam bekerja. Kalau gak becus ya harus diganti,” tegasnya.
Selain menuntut tanggung jawab pimpinan Pertamina Dumai, Nanda juga meminta dilakukan investigasi mendalam dan transparan terkait ledakan tersebut. Ia menilai, tidak boleh ada upaya menutupi fakta demi menjaga citra perusahaan, karena hal itu justru akan merugikan masyarakat dan pekerja.
“Dengan mengetahui akar persoalannya, ke depan seluruh kemungkinan buruk bisa diantisipasi sejak dini agar peristiwa serupa tidak berulang kali terjadi,” himbau Nanda Sepax.
Sementara itu, KNPI Dumai berencana akan melaksanakan aksi demonstrasi damai dalam waktu dekat sebagai bentuk protes moral terhadap lemahnya sistem keamanan di kilang Pertamina Dumai. Aksi tersebut juga akan menyerukan evaluasi total dan pergantian manajemen lokal sebagai bentuk tanggung jawab atas rentetan insiden yang terjadi.
Sumber : Kupasberita.com




