TargetsNewz.com — DPRD Kota Dumai Komisi I adakan hearing dengan pihak perusahaan penyedia jasa PT. Pertamina Patra Niaga PT BRP(Bintang Riau Perkasa) pukul 10.00 wib dengan agenda pembayaran uang Kompensasi kepada pekerja dan beberapa hal yang lain.Selasa(02/08/22).
Dalam hearing di hadiri anggota DPRD Kota Dumai Komisi I Edison, SH, Rudi Hartono S,psi, H.Salaman S.Sos, Sri Wanah dan Jem Harahap. Dari Pihak perusahaan PT BRP, Disnaker Provinsi, Disnaker Kota Dumai, BPJS Tenaga Kerja Kota Dumai dan Polres Dumai, DPC SBSI Dumai.
Tapi sangat disayangkan pihak dari perusahaan PT Pertamina Patra Niaga tidak dapat hadir dalam hearing pada hari ini, alasan ketidak hadiran PT. Pertamina Patra Niaga dikarenakan ada pertemuan yang lain yang sudah di agenda mereka terlebih dahulu melalui surat yang disampaikan ke DPRD Kota Dumai Selasa 02/08/2022.

Ketua Komisi I DPRD Kota Idrus,ST menyampaikan keawak media terkait belum dibayarkannya sisa uang kompensasi oleh perusahaan PT BRP Kepada pekerja.
“PT BRP sudah jelas terang benderang menyampaikan bahwa akan dibayarkan paling lama pada tanggal 18 Agustus 2022, insya Allah ini akan kita kawal sebelum tanggal yang di sepakati sudah dibayarkan,” Ungkap Idrus
Manager operasional PT BRP Ansyari menegaskan bahwa kami akan bayar haknya pekerja dalam waktu dekat ini.
“Kami dari PT BRP akan membayarkan sisa uang kompensasi pekerja dalam waktu dekat ini, kami tidak akan menahan hak nya pekerja,” ucap singkat Ansyari keawak media
Sementara itu Ketua Konsilidasi DPC SBSI Dumai Ismunandar mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Dumai khususnya Komisi I telah menjembatani penyelesaian sisa uang kompensasi antara pekerja dan PT BRP.
“Alhamdulillah udah ada titik terang untuk pembayaran sisa uang kompensasi dari PT BRP kepada pekerja security dan kami berterima kasih kepada Komisi I DPRD Kota Dumai karena bisa menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana.”cetusnya.
Untuk ketidak hadiran PT Pertamina Patra Niaga dalam hearing hari ini menjadi tanda tanya besar, karena sudah 2 Kali mereka tidak hadir pemanggilan oleh DPRD Kota Dumai.
Dengan ketidak hadiran PT Pertamina Patra Niaga Ismunandar menyesalkan ketidak hadiran PT Pertamina Patra Niaga dalam hearing hari.
“Kami sangat menyesalkan sikap dari manajemen PT Pertamina Patra Niaga Dumai yang tidak hadir di hearing DPRD Kota Dumai ini karena masih ada masalah yang harus di selesaikan selain dari kompensasi yaitu masalah sisa biaya pelatihan ISPS CODE yang kemarin di tanggung semua ke security,”Jelasnya
Lebih lanjut Ismunandar menyampaikan,”Padahal aturan mainnya seharusnya 50 persen dari biaya pelatihan itu di tanggung oleh pihak PT Pertamina Patra Niaga, Semoga DRPD Kota Dumai bisa mengambil tindakan tegas terhadap PT Pertamina Patra Niaga atas ketidak patuhnya tentang pemanggilan yang di lakukan oleh Lembaga yang kita hormati ini.”terang ismunandar.
Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai Idrus ST menanggapi ketidak hadiran PT Pertamina Patra Niaga pada haering hari ini.
” Kita akan coba panggil kembali PT Pertamina Patra Niaga, Hari ini PT Pertamina Patra Niaga tidak hadir karena mereka ada pertemuan yang lain yang sudah di agendakan,mereka menyampaikan ketidak hadiranya melalui surat yang di sampaikan kepada kami hari ini.”tutupnya.
Penulis: Rio




