Koptu Tomi H Panggabean Laksanakan Giat Penampungan Terhadap Peternak Kambing Serta Sosialisasi PMK

TargetsNewz.com — Dalam upaya meningkatkan kesadaran peternak terhadap bahaya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Babinsa Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Kota, Koptu Tomi H. Panggabean, melaksanakan kegiatan Penampungan terhadap Peternak Kambing sekaligus Mensosialisasikan PMK, (23/11).

Kegiatan ini berlangsung di RT 07 dan melibatkan peternak setempat, termasuk salah satu pemilik ternak kambing, Arif.

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Tomi menjelaskan pentingnya langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK yang dapat menyerang hewan ternak, khususnya kambing.

“PMK ini sangat berbahaya bagi hewan ternak, terutama yang dikelola masyarakat seperti kambing. Sosialisasi ini bertujuan agar para peternak memahami gejala penyakit dan cara mencegah penyebarannya,” ungkapnya.

Menurut Koptu Tomi, PMK dapat berdampak signifikan terhadap produktivitas peternak jika tidak ditangani dengan baik. Ia menambahkan bahwa peran Babinsa dalam kegiatan seperti ini adalah bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pencegahan dan edukasi.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan semua mendapat informasi yang tepat tentang ancaman kesehatan hewan ternak mereka,” jelasnya.

Arif, salah satu peternak kambing di RT 07, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku baru memahami pentingnya menjaga kebersihan kandang dan memantau kondisi kesehatan kambing secara berkala.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang sudah memberikan penjelasan dan panduan. Ini sangat membantu kami untuk menjaga ternak tetap sehat,” ujar Arif.

Selain memberikan edukasi, Koptu Tomi juga menyerahkan materi berupa panduan tertulis tentang PMK kepada para peternak. Dalam panduan tersebut, dijelaskan langkah-langkah sederhana seperti penyemprotan desinfektan, pemilihan pakan berkualitas, dan isolasi terhadap hewan yang menunjukkan gejala sakit.

“Kami juga akan terus melakukan pemantauan dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan wilayah ini bebas dari PMK. Jika ada peternak yang mengalami kendala, kami siap membantu,” kata Koptu Tomi menutup sesi wawancara.