TargetsNewz.com — MTsN 1 Padang Lawas sedang mensosialisasikan Sistem Administrasi Pelayanan Bimbingan Konseling (SIAP-BK) V.2.4 2021 hasil out put Madrasah Reform,Jum’at (4/03).
Kepala MTsN 1 Padang Lawas Hj. Mahnidar Azwarni Nasution,S.Ag memaparkan bahwa Program SIAP-BK ini sangat bagus untuk membantu siswa dalam banyak hal terutama karakter, solusi dari permasalahan siswa dan minat bakat. Aplikasi tersebut juga sangat membantu guru BK dalam memonitoring perkembangan karakter siswa di Madrasah.
Mahnidar juga menjelaskan bahwa sinergitas antara Guru BK dan semua Guru Mata Pelajaran wajib terjaga erat. ” Aplikasi ini sangatlah bagus semoga bermanfaat dan bisa diterapkan dengan baik”Papar nya.
MTsN 1 Padang Lawas memiliki dua orang guru BK yang berstatus PNS/ASN yaitu Rifan Al Muhar,S.Pd dan Alfiah Khoiriah Siregar,S.Pd dengan jumlah siswa seribu lebih sehingga sangat kekurangan guru BK mengingat sesuai aturan Permendikbud No.111 Tahun 2014 yaitu rasio ampu Guru BK sebanyak 150 siswa 1 Guru BK. Namun dengan adanya Aplikasi SIAP BK ini semoga dapat membantu para Guru Bimbingan Konseling dalam menjalankan tugasnya dengan baik lagi.
Salah satu Guru BK MTsN 1 Padang lawas yaitu Rifan Al Muhar yang juga seorang Fasilitator Daerah (Fasda) BK serta Ketua MGBK Kabupaten Padang lawas menjelaskan bahwa Aplikasi SIAP BK ini adalah hasil output dari pelatihan pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) BK Program nya Madrasah Reform. Berharap aplikasi sistem administrasi ini dapat diimplementasikan di setiap madrasah khusus nya MTsN 1 Padang lawas.
“SIAP-BK ini sudah selayaknya digunakan oleh setiap Guru BK di tiap-tiap madrasah”imbuhnya. Kordinasi tentang aplikasi ini juga sudah disampaikan kepada WKM Kurikulum Afnan Siregar,S.Pd sehingga bisa disesuaikan dengan RPL /RPP kedepannya.
Adapun menu utama dalam tampilan aplikasi SIAP-BK V.2.4 2021 ini adalah admin, utama, layanan langsung, layanan melalui media, kegiatan tambahan, about,siswa,dan lainnya. Diharapkan dengan adanya Aplikasi ini proses bantuan dan administrasi BK dapat lebih mudah dilaksanakan.
Terakhir Rifan berharap bahwa kedepannya selain adanya penambahan jumlah Guru BK dia juga menghimbau kepada seluruh siswa bahwa paradigma lama tentang Guru BK itu sebagai polisi sekolah wajib dihapus sebab peran Guru BK itu sangatlah penting dalam membantu dan membimbing siswa baik dalam permasalahan,minat bakat,kejurusan serta karier.***
Penulis : Rif’an Al Muhar, S.Pd
Editor : Rio.




