TargetsNewz.com — Babinsa Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Koramil-01/Dumai, Kodim 0320/Dumai, Serda Priyo Sudarmo, melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah yang rawan kebakaran di RT 3, (17/1).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Priyo juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya Karhutla yang bisa berdampak luas, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” ujar Serda Priyo Sudarmo saat ditemui di lokasi patroli.
Dalam kesempatan itu, Serda Priyo menjelaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan.
“Masyarakat perlu memahami bahwa membuka lahan dengan cara membakar tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga melanggar hukum. Ini yang terus kami sampaikan dalam setiap sosialisasi,” tegasnya.
Menurut Serda Priyo, wilayah RT 3 merupakan salah satu area yang rawan terjadi kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau.
“Kami memilih RT 3 sebagai salah satu fokus patroli karena wilayah ini memiliki lahan gambut yang sangat rentan terbakar. Pencegahan harus dilakukan sejak dini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Babinsa juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika ada aktivitas pembakaran lahan.
“Kami meminta warga untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran atau ada oknum yang membuka lahan dengan cara membakar. Kerja sama dari masyarakat sangat penting dalam mencegah Karhutla,” katanya.
Serda Priyo menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Sebagai Babinsa, tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga melindungi alam. Kami akan terus melakukan patroli rutin untuk memastikan wilayah ini bebas dari ancaman Karhutla,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Serda Priyo mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mendukung upaya pencegahan Karhutla.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita. Jangan membuka lahan dengan membakar, karena dampaknya bisa sangat merugikan kita semua. Bersama kita bisa menjaga Dumai tetap aman dan asri,” pungkasnya.




