Sisa HCL Yang Tumpah Masih Mengeluarkan Asap di Lokasi Kejadian

TargetsNewz.com — Mobil Truk tanki yang membawa HCL(Hydrogen Chloride) bernomor polisi B 9501 AU mengalami kebocoran di tankinya, kejadian kebocoran Mobil truk tanki di jalan Raja Ali Haji Kelurahan Purnama Rabu,19/10/22 pada siang hari.

Mobil truk tanki yang bocor dibawa tempat lahan kosong dekat pemukiman masyarakat, informasi dari masyarakat, mobil truk tanki mengeluarkan asap tebal dan bau yang sangat menyengat sampai menyesakan di dada pada pukul 19.00 wib, hingga masyarakat sekitar sempat berlarian karena ketakutan.Kamis 20/10/22).

Lebih kurang pukul 01.00 wib dini hari mobil truk tanki yang bocor di evakuasi ke daerah mundam dengan pengawalan pihak kepolisian,

Dengan dievakuasinya mobil truk tanki yang bermuatan HCL harapan masyarakat agar terhindar dari asap dan bau yang sangat menyengat.

Informasi yang di dapat dari masyarakat, asap yang diharapkan akan hilang setelah mobil truk tanki di evakuasi ternyata asap tersebut masih tetap ada di lokasi kejadian.

Lebih lanjut masyarakat menyampaikan keawak media, tidak jauh dari lokasi kejadian ada balita dan orang tua yang umurnya sudah renta, mereka juga terkena dampak asap dan bau yang menyengat, dapat kita bayangkan bagaimana penderitaan mereka, sedangkan orang dewasa yang memakai masker aja masih terasa bau yang menyengat yang di akibatkan tumpahan HCL.

Sementara itu untuk menggali informasi lebih jauh tentang kejadian bocoran mobil truk tanki yang membawa bahan HCL,awak media mencoba mengubungi Kadis DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Dumai Hj. Dameria, SKM, M.Si melalu via Whatsaap.

“Maaf saya lagi di luar kota kemaren, pak kabid Afdal yang datang,” jawabnya singkat.

Mendapat arahan dari Kadis DLH Kota Dumai, awak media langsung menghubungi Kabid Afdal melalui via whatsaap,

Tapi sangat di sayangkan sampai berita ini diterbitkan, belum ada jawaban atau balasan dari kabid Afdal.

Kita Harapkan ada tindakan dari pihak yang bertanggung jawab dalam masalah ini ,untuk menghilangkan asap yang sekarang masih ada di lokasi, supaya masyarkat yang ada di lokasi dapat menghirup udara yang segar bukan udara yang di duga membahayakan kesehatan dari sisa tumpahan HCL.***

 

 

 

 

Penulis: Rio Danger