TargetsNewz.com —;Dumai, — SMPN 4 Dumai resmi menjalin kerja sama dengan PT Asuransi Umum Bumida Cabang Dumai sebagai langkah meningkatkan perlindungan bagi peserta didik apabila terjadi musibah atau kecelakaan.Pertemuan koordinasi antara kedua pihak digelar di ruang sekolah dalam suasana musyawarah yang terbuka, hati-hati, dan penuh keharmonisan,Kamis,(11/12/25).
Dalam pertemuan tersebut, PT Bumida Dumai diwakili oleh Kepala Cabang Burliansyah, SKM, AAAIK, bersama tim pemasaran Aswanda. Sementara pihak sekolah dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ernita, S.Pd, mewakili Kepala Sekolah Andi Effendi, S.Si.
Komite sekolah turut terlibat aktif yang dipimpin oleh H. Rizal Effendi beserta jajaran pengurus.
Penelaahan MoU Secara Teliti dan Transparan
Pertemuan dibuka dengan pembacaan seluruh klausul Memorandum of Understanding (MoU) oleh pihak asuransi. Pihak sekolah dan komite menyimak dengan serius setiap detail isi dokumen.
Setiap poin yang dianggap perlu penyempurnaan langsung dikoreksi dan disepakati bersama, memastikan tidak ada kesalahpahaman dan seluruh proses berjalan transparan.
Lima Poin Penting Kesepakatan
Dalam koordinasi tersebut, beberapa poin penting ditegaskan:
1.Tidak ada target jumlah peserta — Keikutsertaan orang tua dan siswa sepenuhnya bersifat sukarela tanpa paksaan.
2.Sosialisasi resmi akan dilakukan oleh PT Bumida bersama komite sekolah.
3.Pembayaran dilakukan langsung oleh orang tua melalui rekening PT Bumida, tidak melalui sekolah atau komite.
4.Klarifikasi media — Jika muncul informasi keliru, pihak asuransi dan komite sepakat memberikan klarifikasi kepada media dan Dinas Pendidikan.
5.Komitmen transparansi — Semua pihak sepakat menjaga prinsip sukarela dan mengutamakan keselamatan siswa dalam pelaksanaan program.
Pernyataan Kepala Sekolah SMPN 4 Dumai
Kepala Sekolah Andi Effendi, S.Si, memberikan apresiasi atas pembahasan yang berjalan terbuka serta komitmen semua pihak menjaga integritas program ini.
Ia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh membebani pihak manapun.
“Program ini murni untuk memberikan perlindungan tambahan kepada anak-anak kita. Tidak ada unsur paksaan, tidak ada target jumlah peserta, dan sekolah tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan. Kami hanya memastikan bahwa jika ada pilihan perlindungan bagi siswa, maka prosesnya harus transparan, aman, dan sesuai aturan,” ujar Andi Effendi.
Ia juga menambahkan bahwa sekolah selalu membuka ruang dialog dengan orang tua sebelum mengambil keputusan penting yang menyangkut peserta didik.
“Kami ingin memastikan bahwa orang tua memahami manfaat program secara jelas. Sosialisasi akan dilakukan secara resmi dan terbuka. Prinsip kami sederhana: keselamatan dan kenyamanan siswa adalah prioritas utama,” tegasnya.
Langkah Maju untuk Perlindungan Siswa
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan perwakilan sekolah, komite, dan PT Bumida menelaah berkas serta melakukan penyerahan dokumen sebagai bentuk keseriusan membangun kerja sama yang profesional.
Kerja sama ini menjadi langkah maju dalam menghadirkan perlindungan komprehensif bagi peserta didik. Sekolah menegaskan bahwa seluruh proses akan dijalankan dengan prinsip sukarela, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan siswa.




