TargetsNewz.com — Dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Koptu Tomi H. Panggabean, melaksanakan kegiatan patroli di wilayah rawan Karhutla yang terletak di RT 28, (19/11).
Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor potensi kebakaran serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan patroli dimulai pada pagi hari dengan memeriksa beberapa titik yang dianggap rawan kebakaran. Dalam wawancaranya, Koptu Tomi menjelaskan bahwa wilayah Dumai Selatan, khususnya Kelurahan Bumi Ayu, memiliki potensi besar untuk terjadi kebakaran, terutama menjelang musim kemarau.
“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk antisipasi dan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat besar,” ujar Koptu Tomi.
Selain patroli, Koptu Tomi juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar terkait bahaya yang ditimbulkan akibat pembukaan lahan dengan pembakaran.
Ia menjelaskan, selain menyebabkan kerusakan lingkungan, pembakaran lahan juga bisa berakibat pada terjadinya kabut asap yang mengganggu kesehatan.
“Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak alam, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami harap warga dapat lebih bijak dalam mengelola lahan,” jelasnya.
Koptu Tomi juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
Ia meminta agar warga tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi juga berperan serta dengan melaporkan jika ada indikasi kebakaran atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam mencegah kebakaran. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” imbuhnya.
Selain itu, patroli yang dilakukan juga melibatkan beberapa elemen masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran bersama.
“Kami juga bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemuda untuk menyebarkan informasi lebih luas tentang cara-cara yang aman dalam membuka lahan, tanpa harus membakar,” tambah Koptu Tomi.




