TargetsNewz.com — DUMAI – Keberangkatan ke Malaysia, tepatnya Muar dan Port Dickson (PD) dari Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai didominasi oleh warga luar Provinsi Riau.
Hal itu diketahui dari salah seorang Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang bertugas di ruang Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai.
“Yang berangkat itu lebih banyak orang luar provinsi Riau,” ujar Sahrul yang didampingi rekan kerjanya Rony di ruang BP2MI, Senin (4/12).
Dijelaskannya, dominasi penumpang dari luar provinsi bukan penumpang dari provinsi riau.
“Sekitar 80 persen dari luar provinsi,” urainya.
Saat ini, tambah Sahrul, keberangkatan dengan tujuan Muar dan PD rata-rata per hari sekitar 130 penumpang.
Lebih lanjut, soal apakah penumpang tersebut benar-benar bertujuan untuk melancong sesuai dengan pasport, Sahrul mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bekerja keras untuk menyaring hal tersebut.
“Itu yang kita lakukan (pencegahan, red), bagi yang terbukti pergi untuk bekerja, kita akan menunda keberangkatannya,” jelasnya.
Sebelumnya, kata Sahrul, pihak BP2MI pada Sabtu (2/12) lalu juga menunda keberangkatan 7 penumpang yang terindikasi akan bekerja ke Kamboja.
“Sabtu kemarin kita menunda keberangkatan 7 penumpang yang terindikasi akan ke Kamboja, jadi tujuan Muar hanya untuk transit, salah satunya ada anak dibawah umur,” bebernya.
Ketika ditanyakan soal perbandingan antara jumlah keberangkatan dengan kepulangan sesuai jangka waktu melancong, Sahrul mengungkapkan adanya perbedaan yang signifikan.
“Dari 200 yang berangkat, kita menemukan lebih kurang 50 yang tidak balik,” pungkasnya. *




